News Image
news Image
Narkoba dan Selingkuh

Creating A Drug-Free World by: Veronica Colondam

Menurut para ahli, jika dilihat dari kajian biologi ada kemiripan aktivitas otak pada saat seseorang mengalami high akibat jatuh cinta maupun karena menggunakan zat (narkoba) tertentu. Hal ini tentu cukup mengagetkan, bukan?

Penulis buku The Female Brain, Dr. Louann Brizendine yang juga seorang neuropsychologist lulusan dari serentetan institusi pendidikan bergengsi University of California Berkeley, Yale, dan Harvard, mengatakan bahwa pada kedua kondisi ini proses kimia pada saraf otak dan hormon aktif yang bermain pada kedua peristiwa ini sama, yaitu: dopamine, oxytocin, estrogen dan testosteron. Dopamine adalah hormon yang dikeluarkan otak dan membawa sensasi rasa menyenangkan tertentu di saat mendapatkan stimuli cinta atau narkoba. Intensitasnya mungkin berbeda, tapi rangsangan sensasi tersebut membawa efek high yang sama. Ini terjadi karena rangkaian saraf otak yang diaktivasi pada saat jatuh cinta itu sama dengan perasaan pecandu ketika 'nagih'.

...selengkapnya di kickandy.com